Selasa, 08 November 2011
Sabtu, 05 November 2011
Dicatat Oleh : sobarudin Pada hari : Sabtu, November 05, 2011 Serta : Belum ada komentar

malam itu aku menangis, dan baru pertama kali ini aku menangis karena cinta. aku tidak mengerti dengan perasaanku sendiri,kenapa menjadi seperti ini. dia bilang sabarlah, cinta itu butuh proses dan perasaan kamu tidak salah.
aku coba meredam perasaanku sendiri, berusaha menyadarkan dan mengendalikan diri. bukan aku sengaja atau aku berpura-pura dengan semua ini. tapi inilah perasaan yang sebenarnya,yaitu perasaan cinta tulus yang tanpa direncana.
waktu terus berlalu dan perasaan aku semakin mendalam. tapi semua ini ternyata salah, karena semakin kuat rasa ini,maka semakin jauh dia menghidar dariku.
kalau dibilang perasaanku tidak salah, berati pikiran dan cara aku yang salah. karena dengan secara tidak sadar, rasa cintaku yang tulus berbuah kesalah pahaman.
aku coba meredam perasaanku sendiri, berusaha menyadarkan dan mengendalikan diri. bukan aku sengaja atau aku berpura-pura dengan semua ini. tapi inilah perasaan yang sebenarnya,yaitu perasaan cinta tulus yang tanpa direncana.
waktu terus berlalu dan perasaan aku semakin mendalam. tapi semua ini ternyata salah, karena semakin kuat rasa ini,maka semakin jauh dia menghidar dariku.
kalau dibilang perasaanku tidak salah, berati pikiran dan cara aku yang salah. karena dengan secara tidak sadar, rasa cintaku yang tulus berbuah kesalah pahaman.
Dicatat Oleh : sobarudin Pada hari : Sabtu, November 05, 2011 Serta : Belum ada komentar

Selepas malam itu, aku tak lagi berniat untuk bertemu atau menghubungimu lagi. karena aku pikir kamu telah mengabaikan dan meremehkan perasaanku. semoga kamu tak menyesal, dan kebaikanku menjadi kenangan indah yang jika kamu mengingatnya runtuhlah harapanmu dan jangan harap masa akan terulang kembali.
Langganan:
Postingan (Atom)
